Sejarah dan Khasiat Surat Al-Ikhlas

TURUNNYA SURAH AL-IKHLAS

Sebagian riwayat menerangkan: Sebab turunnya surah Al-Ikhlas yaitu: Ketika Rasulullah s.a.w. sedang dalam perjalanan pindah dari Mekkahke Madinah Rasulullah melihat jauh dibelakang ses-orang yang sedang mengejar beliau dengan berkendaraan kuda.Disaat itu, datang Jibril kepada Rasu­lullah lalu berkata: Hai Muhammad! Suragah mengejarmu dari belakang dan hendak membunuh engkaut tetapi Tuhan telah memerintahkan kepada bumi agar taat kepadamu”. Tidak lama kemudian sampailah Suragah kepada Rasulullah. Dia segera menerjang Rasulullah dengan pedang terhunus. Tetapi de­ngan takdir Tuhan, Suragah beserta kudanya terperosok kedalam bumi, hingga tak berdaya apa-apa lagi. Rasulullah menoleh kebelakang dan Suragah ber­kata: “Tolonglah aku hai Muhammad! Aku tidak akan  berbuat sesuatu kepada engkau!” Kemudi­an Rasulullah menarik Suragah dan kudanya dari dalam bumi Suragah pun selamat, dan ia berkata: “Terangkanlah kepadaku hai Muhammad, tentang Tuhanmu yang mempunyai kekuatan yang besar ini.. -Adakah la terdiri dari emas atau perak?” Rasulullah menundukkan kepalanya, terhening sebentar, kemu­dian turunlah Jibril dan berkata: “Hai Muhammad Qul hu Allaahu ahad!” sampai nada akhir ayat.

KHASIAT SURAT AL-IKHLAS:

1.     Abu Sa’id A’l-Kha^afi menerangkan: Surah ini 

Dinamakan surah Al-Ikhlas, artinya bersih atau lepast maka barang siapa yang membacanya dan mengamalkannya dengan hati yang ikhlas maka ia akan dilepaskan kesusahan-kesusahan duniawi, dimudahkan didalam gelombang sakaratul maut, dihindarkan dari kegelapan kubur dan kengerian hari kiamat.

2. Ibnu Syihab Al-Zukhri menerangkan: Rasulullah saw. bersabda: “siapa membaca Suratul Ikh­las seolah-olah ia membaca sepertiga Qur’an”.

3. Riwayat dari Sayyidinaa Ali r.a.: Siapa mem­baca Suratul Ikhlas sebanyak 11 kali sesudah sem-bahyang subuh, maka syaitan tidak akan dapat menggodanya untuk memperbuat dosa, meskipun syaitan itu dengan sungguh-sungguh hendak menggodanya pada hari itu,

~4-     Sayyidah  Aisyah menerangkan : “Dari nabi Muhammad saw. ‘Siapa membaca sesudah selesai sembahyang Jum’at, surat al-Fatihah 7 kali; surah Ikhlas 7 kali, surah Al-Falaq 7 kali, dan surah An-Naas 7 kali, maka Tuhan akan melindunginya dari kejahatan sampai ke hari Jum’at yang akan datang.

5.     Dari   Sayyidinaa   ‘Ali   r.a.   dari  Rasulullah: “Siapa hendak pergi musafir, kemudian ketika ia hendak meninggalkan rumahnya, ia membaca surat Ikhlas 11 kali, maka Tuhan memeliharakan rumah­nya sampai ia kembali”.

6     Sayyidinaa Anas menerangkan dari Rasulullah s.a.w.: “Siapa membaca Suratul Ikhlas 30 kali, ma­ka Tuhan akan menulis barakah, selamat dari api neraka dan aman dari azab pada hari kiamat

 7.     Imam Sayuthi menerangkan dalam kitabnya “Addurrul Mantsur”. riwayat dari lbnu Abbas bahwa Rasulullah s.a.w. telah mengatakan ‘Siapa ada hajad hendaklah berwudhu dan sembahyang empat rakaat dengan sekali salam. Rakaat pertama membaca Fatihah sekali dan surah Ikhlas 11 kali, rakaat kedua membaca fatihah 1 kali dan surah Ikhlas 21 kali, rakaat ketiga membaca Fatihah sekali dan su­rah Ikhlas 30 kali, rakaat keempat mambaca surah fatihah sekali dan surat Ikhlas 41 kali. Apabila sudah salam, sebelum berkata-kata membaca surah Ikhlas,50 kali, shalawat atas nabi 50 kali, Istighfar 50 kali,’ Laa khaula walaa quwwata illaa billaahil aliyil adhiim 50 kali kemudian ia meminta hajadnya kepada Tuhan, maka insya Allah Tuhan akan menunaikan hajadnya.

 

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s